Film The Fate of the Furious 8 merupakan salah satu proyek terbesar dalam waralaba Fast & Furious. Proses pembuatannya melibatkan teknologi canggih dan kru profesional. Tim produksi mempersiapkan berbagai adegan aksi spektakuler yang menantang.
Salah satu adegan paling ikonik dalam film ini adalah kejar-kejaran mobil di es Islandia. Untuk menciptakan efek dramatis, tim produksi menggunakan kendaraan khusus yang dapat melaju dengan stabil di medan bersalju. Selain itu, mereka juga mengandalkan efek praktis untuk meningkatkan realisme.
Selama syuting di New York, tim menghadapi tantangan besar dalam mengatur lalu lintas kota yang sibuk. Namun, mereka berhasil mengoordinasikan setiap adegan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari penduduk setempat.
Dari sisi cerita, film ini menghadirkan plot twist menarik. Tokoh utama, Dominic Toretto, untuk pertama kalinya berbalik melawan timnya. Perubahan ini memberikan dinamika baru yang membuat cerita semakin menarik.
Setelah melalui proses produksi yang panjang, The Fate of the Furious 8 akhirnya tayang di bioskop dan sukses besar. Film ini berhasil meraih pendapatan lebih dari $1,2 miliar di seluruh dunia. Keberhasilan ini membuktikan bahwa penggemar tetap antusias dengan waralaba Fast & Furious.
Bagaimana Film The Fate of the Furious 8 Dibuat? Simak Prosesnya
Pembuatan The Fate of the Furious 8 membutuhkan persiapan matang agar hasilnya memukau. Tim produksi memilih lokasi syuting yang beragam, termasuk Amerika Serikat, Islandia, dan Kuba. Setiap lokasi memberikan nuansa unik yang mendukung cerita.
Di Islandia, kru merekam adegan aksi di tengah suhu ekstrem. Untuk menjaga keamanan, mereka menyiapkan kendaraan khusus dan menggunakan pengemudi profesional. Selain itu, efek ledakan yang digunakan dalam film ini sebagian besar dibuat langsung di lokasi tanpa bantuan CGI berlebihan.
Dalam beberapa adegan, tim juga menggunakan drone untuk mendapatkan sudut pengambilan gambar yang lebih dramatis. Penggunaan teknologi ini membantu sutradara menciptakan efek visual yang lebih menegangkan.
Selain tantangan teknis, film ini juga mengalami dinamika di antara para pemerannya. Dwayne Johnson dan Vin Diesel dikabarkan memiliki perbedaan pendapat selama syuting. Namun, hal itu tidak menghambat proses produksi secara keseluruhan.
Setelah tahap editing dan penyempurnaan efek visual, The Fate of the Furious 8 resmi dirilis pada tahun 2017. Film ini mendapat sambutan positif dari penonton dan sukses besar di box office. Dengan aksi yang menegangkan dan cerita yang menarik, film ini menjadi salah satu favorit dalam waralaba Fast & Furious.